We have 101 guests online

Welcome to Our Community Web Portal...       KPBWM (Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar) webs' in English Translation.         Join with us on Facebook

Home Opini Menghidupkan Tour Wisata Di Jalur Pantai Campalagian Hingga Balanipa

Menghidupkan Tour Wisata Di Jalur Pantai Campalagian Hingga Balanipa Print
Written by Muhammad Tom Andari   
Friday, 22 April 2016 19:34 | Hits : 487 views

Setelah sempat menelusuri pesona pantai Lapeo, Pantai Gonda, Pantai Labuang, hingga berakhir di Pantai Palippis, maka secara sederhana dapat diambil kesimpulan bahwa pantai-pantai ini layak dan wajar untuk dijadikan jalur wisata susur pantai. Potensi yang ditawarkan cukup baik, seru, dan menarik bagi wisatawan.

Bermula dari Pantai Lapeo yang didominasi dengan liukan pantai yang panjang dengan pasir medium, ada potensi pantai dengan daratan yang landai, dapat digunakan sebagai lokasi untuk bermain bola, wisata keluarga, pilihan mendirikan tenda, selain itu ada potensi wisata berkuda yang dapat ditawarkan disini. Jika ingin melihat potret nelayan Mandar di dusun Babatoa, desa Lapeo kec. Campalagian yang banyak mencari penghidupan di laut, juga dapat dilihat dari dekat di tempat ini

Bertolak dari Pantai Lapeo dengan permukaan dasar pasir halus di lautannya, dan meninggalkan liukan pantai yang panjang, maka beberapa menit setelahnya kita akan disambut oleh perairan pantai Gonda, pantai yang akhir-akhir ini menjelma sebagai destinasi wisata baru di desa Laliko, kecamatan Campalagian. Gonda yang awalnya hanya merupakan pesisir alami yang ditumbuhi bakau perlahan dan pasti dihiasi dengan rumah peristirahatan untuk wisatawan, fasilitas perahu yang ditawarkan penduduk lokal setempat untuk jelajah perairan Gonda, kedai sederhana dengan jajanan tradisional, dan beberapa fasilitas lainnya yang masih dibuat temporer.

tour wisata campalagian pantai lapeo

Persiapan tour wisata dengan menggunakan perahu tradisional Baqgoq yang dilakukan oleh Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar (26/03/2016) dari Pantai Lapeo menuju Pantai Palippis (Foto : Muhammad Tom Andari)

Pantai Gonda memiliki banyak potensi yang bisa diandalkan, dan hampir semua pengunjung yang pernah menginjakkan kaki di tempat ini sepakat jika Gonda layak untuk diangkat sebagai destinasi favorit. Pengunjung Gonda kebanyakan mengandalkan kindahan hutan bakau yang sangat cantik, belum lagi dengan segala keanekaragaman hayati seperti biota laut dan jenis spesies mangrove yang mungkin sulit untuk ditemukan di tempat lain khususnya di kabupaten Polewali Mandar. Bukan hanya itu potensi lain yang juga ditawarkannya adalah terumbu karang di perairan yang berjarak sekitar ½ mil laut dari pesisirnya. Salah satu destinasi wisata dengan terumbu karang yang masih alami dan paling baik. Wisatawan dapat menikmati segala potensi-potensi ini saat ini, dan tersaji secara alami, walau belum terdapat fasilitas akomodasi yang terjamin di lokasi wisata ini.

Jika ingin menikmati hutan bakau Gonda maka wisata dengan konsep edukasi bakau dapat dikemas dengan bahan ajar mengenai jenis-jenis bakau, serta peranan dan fungsinya yang sentral menjaga pantai dari abrasi dan menyediakan habitat dan sumber makanan bagi organism seperti ikan, udang, serta kepiting. Snorkeling juga merupakan pilihan wisata menarik di Pantai Gonda, hal yang banyak dilakukan oleh pengunjung saat menikmati akhir pecan di objek wisata ini.

Puas menikmati Pantai Gonda, maka potensi masih tersaji banyak di destinasi selanjutnya yaitu pantai Labuang, pantai dengan bentangan tebing karang, pasir putih alami dan sunset yang cantik. Pantai Labuang dahulu sempat menjadi primadona wisata saat tahun 1990-an awal namun harus sirna seiring dengan berkurangnya pengunjung/wisatawan. Pantai Labuang masih merupakan rangkaian dari Pantai Palippis dengan pasir putih. Jika ingin menikmati pesona tebing karang maka pantai ini adalah tempat terbaik. Cukup mudah mengakses tebing karang di kawasan ini, dibandingkan dengan Pantai Palippis yang sulit karena adanya daerah tebing yang langsung bersisian dengan bagian permukaan laut yang agak dalam.

Setelah pantai Labuang, destinasi selanjutnya adalah Pantai Palippis. Pantai yang saat ini dilengkapi dengan fasilitas wisata yang didirikan oleh pemerintah, namun seolah teronggok begitu saja, tak dikelola dengan profesional. Pantai Palippis memiliki potensi yang sangat baik walau keadaan terumbu karangnya yang rusak parah menjadi kelemahan dan kekurangan yang sangat disayangkan. Potensi psir putihnya dan tebing karangnya jadi sajian yang menarik, adapun fasilitas rumah peristirahatannya terbilang kurang jika dibandingkan dengan jumlah wisatawan atau pengunjung yang datang.

tour wisata campalagian balanipaTour wisata dengan menggunakan perahu tradisional Baqgoq yang dilakukan oleh Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar (26/03/2016) dari Pantai Lapeo menuju Pantai Palippis (Foto : Muhammad Tom Andari)

Tour wisata dari Campalagian hingga Balanipa adalah pilihan lain saat ingin berwisata di perairan. Ada banyak hal yang dapat ditemukan, terutama untuk melihat bagaimana kehidupan pesisir, dan keindahan tebing-tebing karang di Pantai Labuang-Pantai Palippis. Salah satu kekurangannya adalah bagian Pantai Gonda, Labuang, hingga Palippis banyak dipenuhi batu-batu besar berupa karang di permukaan lautnya, hal ini yang membuat tour wisata dengan menggunakan perahu tradisional jenis Baqgoq menjadi kurang efektif, karena kesulitan untuk masuk ke pesisir yang lebih dekat dengan daratan. Perahu akan lebih mudah kandas dan menyentuh bagian karang saat dipaksakan menuju ke daratan.

Tour wisata menggunakan perahu mungkin tak banyak dilakoni atau menjadi pilihan berwisata. Saat ini wisata pantai hanyalah kegiatan rutin mengunjungi pantai, mencari perahu dan bergerak ke perairan yang jauh dari daratan. Tour wisata dengan perahu tradisional menawarkan hal yang lain dan lebih seru bagi para wisatawan dengan sensasi berkendara diatas perahu yang melaju lambat dengan sepoi angin perairan yang menenangkan.


Administrator

 

Add comment

Jawab :

Login





Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar (KOMPA DANSA MANDAR) in English Translation
Desktop Version || Mobile Version || Feeds || Picasa Album || Youtube Channel
Design - Copyright © 2013-2018