We have 57 guests online

Welcome to Our Community Web Portal...       KPBWM (Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar) webs' in English Translation.         Join with us on Facebook

Home Sejarah Jejak Islam Di Beberapa Kompleks Makam Kuno Di Majene Dan Polewali Mandar

Jejak Islam Di Beberapa Kompleks Makam Kuno Di Majene Dan Polewali Mandar Print
Written by Muhammad Qasim   
Friday, 02 January 2015 19:01 | Hits : 1151 views

Ketika kalimat tauhid terukir di batu nisan makam, maka mutlaklah jika jejak sejarah Islam pernah berjaya di daerah Mandar. Kalau kerajaan Samudera Pasai memiliki kompleks pemakaman yang bercorak sejarah Islam, maka di jazirah Mandar, Sulawesi Barat pun terbentang peninggalan maha karya dari batu karang dan batu padas sebagai nisan makam, entah bagaimana mereka (orang-orang yang hidup pada zaman dahulu membuatnya dan mengangkutnya ke puncak gunung namun pada zaman tersebut, kemampuan mereka terbilang ? sangat maju.

Tinggalan ini saya temukan di dua kompleks makam kuno di daerah Mandar. Kompleks makam Puang Towarani di daerah Tandung, kabupaten Polewali Mandar dan Kompleks Makam Maraqdia Parappe di Tangnga-Tangnga kabupaten Majene.

kompleks makam puang towarani tandung polman sulbar

Kompleks Makam Puang Towarani di daerah Tandung, Kab. Polman, Sulawesi Barat (Foto : Muhammad Qasim)

nisan kalimat tauhid kompleks makam puang towarani tandung polman sulbar

Nisan bertuliskan kalimat tauhid di Kompleks Makam Puang Towarani di daerah Tandung, Kab. Polman, Sulawesi Barat (Foto : Muhammad Qasim)

kompleks makam maraqdia parappe majene sulawesi barat

Beberapa makam kuno dalam kompleks makam Maraqdia Parappe, di Tangnga-Tangnga kab. Majene (Foto : Muhammad Qasim)

kompleks makam maraqdia parappe majene sulbar

Makam kuno dalam kompleks makam Maraqdia Parappe, di Tangnga-Tangnga kab. Majene (Foto : Muhammad Qasim)

Trend makam-makam kuno bersejarah di daerah Mandar (Majene dan Polewali Mandar) biasanya terletak di puncak-puncak bukit dengan bahan makam yang terbuat dari batu karang atau batu padas yang diukir dengan simbol-simbol berupa sulur atau motif bunga dan hiasan kaligrafi bertuliskan kalimat-kalimat tauhid. Bukti ini menjadi jejak yang sangat kuat bahwa Islam telah menjadi suatu agama yang pernah dianut dan menjadi identitas pada zaman dahulu di daerah Mandar.

Bahwa tinggalan sejarah ini dibuat dengan hiasan ukiran kaligrafi dan motif serta simbol yang memiliki nilai artistik tinggi, khas ragam hias makam-makam yang bernafaskan Islam di nusantara.


Kontributor :

Muhammad Qasim, saat ini menetap di Kota Makassar, Sulawesi Selatan dan bekerja di salah satu Perguruan Tinggi Negeri. Berasal dari Polewali Mandar, Sulawesi Baratdan menggemari dunia budaya, travelling, dan wisata

Kontak Saya

facebook :  https://www.facebook.com/profile.php?id=100001087843150

 

 

 

Add comment

Jawab :

Login





Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar (KOMPA DANSA MANDAR) in English Translation
Desktop Version || Mobile Version || Feeds || Picasa Album || Youtube Channel
Design - Copyright © 2013-2018