We have 60 guests online

Welcome to Our Community Web Portal...       KPBWM (Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar) webs' in English Translation.         Join with us on Facebook

Home Wisata Mamuju Tengah Semalam Di Air Terjun Kalando, Mamuju Tengah

Semalam Di Air Terjun Kalando, Mamuju Tengah Print
Written by Heriadi Darwis   
Wednesday, 23 March 2016 20:45 | Hits : 578 views

Air terjun Kalando terletak di Dusun Kalando, Desa Tabolang, Kec. Topoyo, Kab. Mamuju Tengah. kira-kira membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk sampai kesana dari Jalan poros Mateng-Matra. Akses jalan menuju kesana cukup berlumpur, sehingga pengunjung sebaiknya berhati-hati jika turun hujan.

Sekitar jam 17.30 kami bertiga tiba di Kalando. Suara derasnya air terjun seakan menyapa dan menyambut kedatangan kami. Sejenak saya berdiri tepat di depan Air terjun yang indah itu sembari mengucap “Subhanallah’’. Kagum. Takjub, dan bahagia menyatu. Betapa indahnya air terjun ciptaan tuhan ini.

Saat sedang asyik memandangi air terjun Kalando sambil sesekali membasuh muka dan merendam kaki, tiba-tiba terdengar suara kecil dari belakang ‘’Dipasang dimana tendanya jo?”. Sayapun menoleh kebelakang, ternyata si Arfin sudah siap memasang tenda. Nampaknya dia sangat bersemangat. “Disini saja, menghadap ke air terjun pintunya bagus”, demikian ide brillian dari Alham. Lantas kami bertigapun bergerak memasang tendanya sama-sama. Kurang dari 5 menit, tenda tersebut sudah siap menjadi istana kami selama disana. Setelah meletakkan tas di dalam tenda, saya keluar dan memperhatikan suasana sekitar. Ternyata masalah klasik dari suatu objek wisatapun terjadi disini. Yup, apa lagi kalau bukan Sampah. Nampaknya kebiasaan nyampah tetap eksis di tempat yang indah ini. Plastik, botol bekas soft drink dan berbagai jenis sampah yang ditinggalkan oleh para pengunjung bertebaran dimana-mana. “Bagaimana kalau besok pagi kita bersihkan tempat ini?”, Demikian inisiatif spontan yang saya sampaikan kepada Arfin dan Alham. “Ok, yang penting jangan ngorok kalau pagi-pagi dikasi bangun bersih-bersih!”, demikian candaan Arfin dengan logat khas Palu nya. Kami bertigapun tertawa tanpa beban, berasa dunia milik bertiga. Upps, bukannya biasanya dunia berasa milik berdua?, Ah, Peduli amat, Amat aja ga peduli. Wkwkw. Yang pastinya, Keindahan Air terjun kalando malam itu milik kami bertiga.

air terjun kalando

Air Terjun Kalando di desa Tabolang, kec. Topoyo, kab. Mamuju Tengah (Foto : Heriadi Darwis)

Hari sudah mulai gelap, Alham bergegas menyalakan api. Kayu yang agak lembab tidak menyurutkan semangatnya untuk tetap menyalakan api. Akhirnya, Alham berhasil membuat api menari-nari diiringi oleh nyanyian alam, nyanyian dari air terjun Kalando.

Tepat disamping api yang menghangatkan badan, kami asyik ngobrol dan tertawa. Berbagai topik kami bahas, bahkan sekiranya obrolan itu disatukan, tentunya obrolan itu sudah bisa jadi satu buku. Buku dengan topik ‘Gado-gado’. Hehe.

Sembari mengobrol, kami mengisi perut dengan menyantap berbagai snack yang kami bawa, dan yang pastinya kopi tidak pernah absen menemani kami menikmati seksinya air terjun Kalando. Yah lumayanlah untuk mengisi perut yang mulai mencari perhatian dengan bunyi khasnya. Malam semakin larut, rasa ngantuk mulai menghampiri, kamipun memutuskan untuk memanjakan diri dengan terlelap dengan alunan suara air terjun Kalando yang terasa jauh lebih nikmat dari lagu pengantar tidur yang pernah terdengar sebelumnya.

05.50, Saya membuka mata dan nampaknya sang mentari sudah mulai menampakkan diri. Saya yang berada di posisi tengah di dalam tenda bergegas keluar dan menjadi yang pertama menikmati indahnya suasana pagi di sekitar air terjun Kalando. Tidak lama kemudian, Alham dan Arfin menyusul. Kamipun langsung mengaktualisasikan Big Plan kami, membersihkan area Kalando. Sampah yang tadinya bertebaran, berhasil kami kumpulkan dan kamipun membakarnya. Puas rasanya melihat area yang tadinya kotor menjadi bersih. Kalando semakin indah dan menawan bak gadis desa yang putih, manis, dan mempesona.

air terjun kalando mateng

Air Terjun Kalando tampak dari puncak ketinggian (Foto : Heriadi Darwis)

trip seru air terjun kalando

Trip dan mendirikan tenda di Air Terjun Kalando adalah hal yang bisa menjadi pilihan berwisata (Foto : Heriadi Darwis)

trip air terjun kalando

Penulis dengan latar belakang Air Terjun Kalando Tabolang, kec. Topoyo, kab. Mamuju Tengah (Foto : Heriadi Darwis)

air terjun kalando mamuju tengah

Trip dan bermain di Air Terjun Kalando, Mamuju Tengah (Foto : Heriadi Darwis)

Nah, tiba waktunya kami merelaksasi diri dengan menikmati nikmatnya membasahi diri dengan air yang bersih dari pegunungan tersebut. Yah tentu saja taking a picture tidak terlewatkan. Rasanya ingin mengabadikan setiap detik moment yang terjadi selama 17 jam di Kalando. Sungguh indah ciptaan tuhan yang satu ini. Camping disana adalah pengalaman yang akan selalu tersimpan di memori kami bertiga. Terimakasih tuhan, engkau telah memberikan kami kesempatan yang langkah ini.


Penulis :

heriadi darwisHeriadi Darwis, alumnus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) kota Pare-Pare, Jurusan Bahasa Inggris. Menyukai dunia  seni dan budaya Mandar, saat ini menetap di Mamuju Tengah dan berprofesi sebagai pengajar.

Kontak Saya :

facebook : https://www.facebook.com/heriadi.darwis

 

Add comment

Jawab :

Login





Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar (KOMPA DANSA MANDAR) in English Translation
Desktop Version || Mobile Version || Feeds || Picasa Album || Youtube Channel
Design - Copyright © 2013-2018